GERHANA BULAN
Gerhana Bulan total, 7 September 2025
Seluruh Bulan memasuki umbra Bumi dan berubah menjadi merah tembaga, yang sering disebut Bulan darah. Puncak gerhana terjadi pukul 18.11 UTC (8 September pukul 01.11 di Jakarta). Pilih kota atau gunakan lokasimu untuk melihat waktu setiap tahap di tempatmu.
Rencana gerhana menurut lokasi
Seluruh totalitas terlihat dari Jakarta.
Puncak gerhana 8 Sep, 01.11 waktu Jakarta · ketinggian Bulan sekitar 70° · Langit arah barat
| Tahap | Waktu setempat | Ketinggian · arah | Visibilitas |
|---|---|---|---|
| Fase penumbra dimulai | 7 Sep | 70° · timur | Terlihat |
| Fase sebagian dimulai | 85° · timur | Terlihat | |
| Totalitas dimulai | 8 Sep | 80° · barat | Terlihat |
| Puncak gerhana | 70° · barat | Terlihat | |
| Totalitas berakhir | 59° · barat | Terlihat | |
| Fase sebagian berakhir | 44° · barat | Terlihat | |
| Fase penumbra berakhir | 30° · barat | Terlihat |
Tahapan gerhana Bulan
- Fase penumbra — Bulan memasuki bayangan luar Bumi yang redup. Cahayanya hanya sedikit meredup dan kebanyakan orang tidak menyadarinya.
- Fase sebagian — umbra yang gelap merambat dari satu tepi Bulan, seolah-olah Bulan tergigit.
- Totalitas — seluruh Bulan berada di dalam umbra. Hanya sinar Matahari yang dibelokkan dan dimerahkan oleh atmosfer Bumi yang mencapainya, sehingga Bulan bersinar seperti tembaga.
Gerhana terjadi pada saat yang sama bagi semua orang yang dapat melihat Bulan; hanya waktu setempat dan ketinggian Bulan yang berbeda. Gerhana aman dilihat dengan mata telanjang. Cuaca, bukit, dan bangunan tidak diperhitungkan.